KELELAHAN KERJA (BURNOUT SYNDROM) PADA DOSEN BERDASARKAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI, HARAPAN, PENGHARGAAN DAN KONTROL

Sri Wayanti

Abstract


Pendahuluan: Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas institusi pendidikan yaitu melalui peningkatan kinerja dosen dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelelahan kerja (burnout) pada dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Surabaya berdasarkan harapan, karakteristik demografi, penghargaan dan kontrol. Desain penelitian adalah cross sectional dengan sampel 48 orang dosen, data diambil menggunakan MBI-ES dan kuesioner lalu diolah dengan uji Chi square dan regresi logistik. Hasil: Sebagian besar responden berada pada umur 41-60 tahun (62.5%), perempuan (81.2%), telah menikah (83.3%), Jabatan lektor (60.4%) dan masa kerja sebagai dosen >5 tahun. Sebagian besar responden mempunyai harapan yang tinggi (68.7%), mendapatkan penghargaan tinggi (62.5%), dan mendapatkan kontrol yang tinggi (56.3%). Separuh responden memiliki kelelahan kerja tinggi (50%) yang sebagian besar mengalami kelelahan emosional tinggi (56.3%). Tidak terdapat pengaruh karakteristik demografi terhadap kelelahan kerja (p> 0,05). Harapan responden tak berpengaruh terhadap kelelahan kerja, sedangkan penghargaan dan kontrol berpengaruh terhadap kelelahan kerja. Hasil analisi regresi logistik menunjukkan penghargaan berpengaruh dominan terhadap kelelahan kerja. Kesimpulan: Penghargaan berpengaruh dominan terhadap kelelahan kerja.

Kata Kunci:
kelelahan kerja, dosen, harapan, karakteristik demografi, penghargaan, kontrol

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf.v7i1.11

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2502-7778 ---- p-ISSN 2086-3098

Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES, Volume 1-6 (2010-2015) tampil di http://suaraforikes.webs.com

(Journal of Health Research "FORIKES VOICE", Volume 1-6 (2010-2015) available at http://suaraforikes.webs.com)

---------------------------------------------------------