FAKTOR PENDAPATAN DAN PENDIDIKAN KELUARGA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 3-4 TAHUN

Kharisma Kusumaningtyas

Abstract


Pendahuluan: Terdapat sebanyak 40% perkembangan motorik halus mengalami gangguan, ditandai dengan anak sulit menirukan gambar seperti yang dicontohkan, dan tidak bisa menyebutkan macam-macam warna. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendapatan dan pendidikan keluarga terhadap perkembangan motorik halus anak usia 3-4 tahun di Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Al-Ikhwan Kecamatan Bangkalan. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional, menggunakan sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan KPSP dan angket. Analisis data menggunakan tabulasi silang dilanjutkan uji Spearman Rank dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil: Sebanyak (55%) pendapatan keluarga sedang, sebanyak (70 %) pendidikan keluarga menengah, dan sebanyak (65%) perkembangan motorik halus anak usia 3-4 tahun normal. Berdasarkan uji statistic menggunakan Spearman Rank dengan derajat kemaknaan 0,05 menunjukkan ρ value (0.303) > α = 0,05 untuk pendapatan terhadap perkembangan maka H0 diterima. Sedangkan pendidikan terhadap perkembangan menunjukkan ρ value (0,019) < α= 0,05, maka H0 ditolak. Kesimpulan: Tidak ada pengaruh pendapatan keluarga terhadap perkembangan motorik halus anak, dan ada pengaruh pendidikan keluarga terhadap perkembangan motirik halus anak. Dengan demikian pentingnya melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak terutama perkembangan motorik halus anak.


Kata kunci:
pendapatan keluarga, pendidikan keluarga, perkembangan motorik halus

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf.v7i1.13

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2502-7778 ---- p-ISSN 2086-3098

Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES, Volume 1-6 (2010-2015) tampil di http://suaraforikes.webs.com

(Journal of Health Research "FORIKES VOICE", Volume 1-6 (2010-2015) available at http://suaraforikes.webs.com)

---------------------------------------------------------