HUBUNGAN KEADAAN LINGKUNGAN DAN PERILAKU PENGHUNI RUMAH DENGAN KEJADIAN CHIKUNGUNYA

Marlik Marlik, Ratih Lukmitarani, Siti Surasri

Abstract


Penyakit Chikungunya disebabkan oleh Chik virus dengan Aedes aegypti and Aedes albopictus sebagai vektor. Tanda awal dari Chikungunya adalah demam tibatiba (suhu tubuh >38.5ºC) dan nyeri sendi berat atau disertai dengan rash. Di Kabupaten Ponorogo terjadi peningkatan kasus Chikungunya pada bulan Januari sampai dengan Februari 2015 yaitu 235 kasus di 8 kelurahan dari 6 kecamatan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kondisi lingkungan rumah dan perilaku penghuni rumah dengan kejadian Chikungunya, menggunakan rancangan cross-sectional. Populasi adalah seluruh rumah di Kelurahan Kepatihan Kabupaten Ponorogo pada periode Bulan Januari sampai dengan Februari 2015 sebesar 862 rumah, besar sampel adalah 55 rumah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, wawancara dan pengukuran. Data dianalisis menggunakan uji chi square dan dilanjutkan dengan uji koefisien kontingensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kondisi lingkungan dan perilaku penghuni rumah dengan kejadian Chikungunya di Kabupaten Ponorogo.

Keywords


Chikungunya, Kondisi lingkungan rumah, Perilaku penghuni rumah

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Marlik Marlik, Ratih Lukmitarani, Siti Surasri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

e-ISSN: 2502-7778 ---- p-ISSN 2086-3098

Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES, Volume 1-6 (2010-2015) tampil di http://suaraforikes.webs.com

(Journal of Health Research "FORIKES VOICE", Volume 1-6 (2010-2015) available at http://suaraforikes.webs.com)

---------------------------------------------------------