TRAINING KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN MODEL OF STRUCTURAL REFLECTION (MSR) TERHADAP PERSEPSI KELUARGA KLIEN TENTANG EMPATI DI INTENSIVE CARDIAC CARE UNIT (ICCU)

Leni Agustin

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Komunikasi akan efektif bila diserta empati sehingga dibutuhkan keterampilan dan penguasaan yang baik didalamnya. Hal ini menjadi perlu karena melalui kemampuan berempati, perawat dapat menurunkan stereotip dan memberikan evaluasi positif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh training komunikasi interpersonal dengan Model of Structural Reflection (MSR) terhadap persepsi keluarga klien di ruang ICCU tentang empati perawat. Metode: Desain penelitian ini adalah quasy experimental dengan pendekatan pre dan post test dengan grup kontrol. Sampel penelitian terdiri dari keluarga klien kelompok perlakuan di ruang ICCU dengan jumlah responden masing-masing kelompok kontrol dan perlakuan sebanyak 48 keluarga klien. Alat ukur menggunakan kuisioner. Data karakteristik umum dilakukan uji normalitas dengan uji Chi Square, uji homogenitas dengan Man-Whitney, kemudian analisa statistik hasil data dilakukan menggunakan uji Man-Whitney dan uji regresi multinomial berganda. Hasil dan Analisis: Berdasarkan hasil analisis diperoleh pengaruh yang signifikan training komunikasi interpersonal MSR terhadap persepsi keluarga klien dengan peningkatan persepsi keluarga klien pada kelompok perlakuan dibanding kelompok kontrol sebesar 0,01. Diskusi dan Kesimpulan: Training komunikasi interpersonal efektif dilaksanakan dengan menggunakan metode MSR, karena dengan komunikasi interpersonal yang efektif dapat memberikan dampak meningkatkan kualitas hubungan yang saling memuaskan, adanya pengertian dan empati.

Kata kunci : Training, Komunikasi Interpersonal, Model of Structural Reflection (MSR), Persepsi, Empati

Keywords


Model Structural Reflection

References


Adams, J. A. et al., 2014. Nursing strategies to support family members of ICU patients at high risk of dying. Heart & Lung : The Journal of Critical Care, 43(5), 406–15.

Arikunto. 2013. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Arnold, R. et al., 2010. Educational Modules for the Critical Care Communication ( C3) Course - A Communication Skills Training Program for Intensive Care Fellows MODULE I :, diakses tanggal 21 November 2016, http://depts.washington.edu/oncotalk/learn/ modules.html.

Arwani. 2003. Komunikasi Dalam Keperawatan. Jakarta: EGC.

Asmadi. 2005. Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta: EGC.

Bailey, J.J, Sabbaqh, M, Loiselle, C.G, Boileau, J, McVey, L. 2010. Supporting families in the ICU: A descriptive correlational study of informational support, anxiety, and satisfaction with care Intensive and Critical Care Nursing, 26(2), 114–122.

Barata. (2003). Dasar-Dasar Pelayanan Prima. Jakarta: Elex Media Komputerindo.

Bulman, C., & Schutz, S. 1994. Reflective Practice in Nursing.Nurse Education Today. Oxford: wiley-blackwell

Candlin. 2012. Therapeutic Communication : A Lifespan Approach. Sydney: Pearson Australia.

Christopher Johns. 2013. Become a Reflective Practicioner Fourth Edition. john wiley and Sons,oxford: wiley-blackwell.

Dahlan. (2011). Statistik Untuk Kedokteran Dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Ellis, G. and K. 1995. Interpersonal Communication in Nursing. (Ellen Green, Ed.). Edinburgh: Churchill Livingstone.

Ghozali. 2011. Apikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 19 (5th ed.). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Goleman, D. (n.d.). 1998. Working With Emotional By Intelligence. Bantam

Hardjana, Agus. 2001. Training SDM yang Efektif. Yogyakarta: Kansius

Jacobowski, N. L., Girard, T. D., Mulder, J. A., & Ely, E. W. 2010. Communication in critical care: Family rounds in the intensive care unit. American Journal of Critical Care, 19(5), 421–430.

Jasper, M., 2003. Reflective Practice Beginning Reflective Practice. London: Nelson Thomes

Johns, C. & Freshwater, D., 2005. Transforming nursing through reflective practice, .

Kotler, Philip, K. L. keller. (2012). Marketing Management 13th edition. Ebook of Marketing Management 13th Edition, 719.

Kotler, P. 2000. Marketing Management , Millenium Edition. Marketing Management, 23(6), 188–193.

Kusnanto. 2004. Pengantar Profesi dan Praktik Keperawatan Profesional. Jakarta: EGC.

Liénard, A., Merckaert, I., Libert, Y., Bragard, I., Delvaux, N., Etienne, A. M.,Razavi, D. 2010. Transfer of communication skills to the workplace during clinical rounds: Impact of a program for residents. PLoS ONE, 5(8).

Loghmani, L., Borhani, F., & Abbaszadeh, A. 2014. Factors affecting the nurse-patients’ family communication in intensive care unit of kerman: a qualitative study. Journal of Caring Sciences, 3(1), 67–82.

Meystre, C., Bourquin, C., Despland, J. N., Stiefel, F., & De Roten, Y. 2013.Working alliance in communication skills training for oncology clinicians: A controlled trial.Patient Education and Counseling, 90(2), 233–238. http://doi.org/10.1016/j.pec.2012.10.013

Morrison dan Burnard. 2009. Hubungan Interpersonal Dalam Keperawatan (2nd ed.). Jakarta: EGC.

Notoatmodjo, 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. 2015. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan (4th ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Palmer, Burns, and B. 1994. Reflective Practice In Nursing. oxford: Blackwell Science.

Pawito. 2008. Penelitian Komunikasi Kualitatif. Yogyakarta: PT LKS Pelangi Aksara.

Potter And Perry. 2010. Fundamental Nursing (7th ed.). St Louis Missouri: Elsevier, Mosby.

Prihanti, G. 2015. Empati dan Komunikasi (2nd ed.). Malang: UMM Press.

Republik Indonesia. 2014. Undang-Undang No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan. Sekretariat Negara. Jakarta

Santrock, John W.2003. Adolescence Perkembangan Remaja 6th ed., Jakarta: Erlangga.

Saunila, M., & Ukko, J. 2015. Reflective practice as a determinant of performance outcomes in services: International Journal of Quality and Service Science, 7(4), 392–403.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Bisnis (14th ed.). Bandung: Alfabeta.

Taufik. (n.d.). (2012). Empati Pendekatan Psikologi Sosial (1st ed.). Jakarta: Rajawali Pers.

Taylor, B. (2002). Becoming a reflective nurse or midwife: using complementary therapies while practising holistically.Complementary Therapies in Nursing & Midwifery, 8(2), 62–8.

Tjiptono, 2007. Pemasaran Jasa, Malang: Bayu Media.

Wood, J. T. (2013). Komunikasi Interpersonal : Interaksi Keseharian (6th ed.). Jakarta: Salemba Medika.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Leni Agustin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

e-ISSN: 2502-7778 ---- p-ISSN 2086-3098

Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES, Volume 1-6 (2010-2015) tampil di http://suaraforikes.webs.com

(Journal of Health Research "FORIKES VOICE", Volume 1-6 (2010-2015) available at http://suaraforikes.webs.com)

---------------------------------------------------------