KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DAN HEALTH BELIEF MODEL TERHADAP PERILAKU MEROKOK SISWA SMA

Siti Rahmah, Masnaeni Ahmad

Abstract


Global Youth Tobbaco Survey (GYTS) menyatakan Indonesia sebagai negara dengan angka perokok remaja tertinggi di dunia dimana sebagian besar laki-laki pertama kali merokok pada umur 12 – 13 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konformitas teman sebaya dan health belief model terhadap perilaku merokok siswa SMA. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa laki – laki kelas XI dan XII di SMA 1 & 2 Mamuju berjumlah 208 orang. Teknik pengumpulan data dengan cara random sampling. Variabel diukur menggunakan kuesioner yang terstruktur yang telah diuji coba. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi. Penelitian ini menemukan ada korelasi antara konformitas teman sebaya dengan perilaku merokok pada siswa SMA laki-laki. Variabel konformitas teman sebaya memperoleh nilai p-value sebesar 0,01 yang menunjukkan adanya korelasi dengan perilaku merokok dan nilai korelasi (r) sebesar 0,17 menunjukkan kekuatan korelasi sangat lemah antara keduanya. Variabel health belief model memperoleh nilai p-value sebesar 0,17 yang menunjukkan tidak adanya korelasi dengan perilaku merokok dan nilai korelasi (r) sebesar 0,09 menunjukkan kekuatan korelasi sangat lemah antara keduanya. Semakin seseorang konformistis dengan kelompok teman sebayanya maka semakin tinggi pula kecenderungannya untuk menunjukkan perilaku merokok. Konformistis terjadi karena adanya norma kelompok yang ditaati oleh individu sebagai bagian dari dirinya dan menjadi bentuk identitasnya baik di dalam kelompoknya maupun di dunia luar. Perilaku merokok dalam kelompok teman sebaya menjadi norma yang disepakati bersama dan ditunjukkan sebagai identitas baik di dalam kelompok maupun dunia luar.

Keywords


Health Belief Model, Konformitas Teman Sebaya, Perilaku Merokok

References


Baron, R. A., & Byrne, D. (2005). Psikologi Sosial Jilid 2. (M. Jumiati, Ed.) (Kesepuluh). Jakarta: Erlangga.

Bindah, E. V., & Othman, N. (2011). The Role of Parental and Peer Smoking Influences in the Development of Adolescents ’ Smoking Behavior : A Review. Australian Journal of Basic and Applied Scuences, 5(11), 1054–1061.

Darojah, S. (2014). Faktor Determinan Penghambat Berhenti Merokok Pada Kepala Keluarga di Kecamatan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Komasari, D., & Helmi, A. F. (2000). Faktor - Faktor Penyebab Perilaku Merokok Pada Remaja. Jurnal Psikologi, 1, 37–47.

Kumboyono. (2011). Analisis Faktor Penghambat Motivasi Berhenti Merokok Berdasarkan Health Belief Model Pada Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang. Jurnal Keperawatan Soedirman, 6(1), 1–8.

Monks, F. J., Knoers, A., & Haditono, S. R. (2015). Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam berbagai bagiannya. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Nainggolan, R. . (2004). Anda Mau Berhenti Merokok? Pasti Berhasil. Bandung: Indonesia Publishing House.

Pender, N. J., Murdaugh, C. L., & P, M. A. (2015). Health Promotion in Nursing Practice (Seventh). New Jersey: Pearson education,Inc.

Permatasari, I., & Wahyuni. (2011). Hubungan Pola Asuh Keluarga dan Lingkungan Teman Sebaya Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Usia 11 - 20 Tahun di Desa Nambuhan Kecamatan Purwodadi Kota Purwodadi Kabupaten Grobongan. Gaster, 8(1), 706–721.

Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. (2014). Perilaku Merokok Masyarakat Indonesia Berdasarkan Riskesdas 2007 dan 2013. Jakarta.

Rahmah, L., Sabrian, F., & Karim, D. (2015). Faktor Pendukung dan Penghambat Intensi Remaja Berhenti Merokok. JOM, 2(2), 1195–1204.

Rosita, R., Suswardany, D. L., & Abidin, Z. (2012). Penentu Keberhasilan Berhenti Merokok Pada Mahasiswa. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 1–9.

Santrock. (2004). Adolescence, Perkembangan Remaja (Keenam). Jakarta: Erlangga.

Sarafino, Edward P; Smith, T. W. (2014). Health Psychology (8th ed.). New York: JohnWiley & Sons.

Sears, D. O., Freedman, J. L., & Peplau, L. A. (2013). Psikologi Sosial Jilid 2. (M. Adryanto, Ed.) (Kelima). Jakarta: Erlangga.

Sumijatun. (2006). Konsep Dasar Keperawatan Komunitas. Jakarta: EGC.

Walgito, B. (2011). Psikologi Kelompok (III). Yogyakarta: Andi Offset.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Siti Rahmah, Masnaeni Ahmad

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

e-ISSN: 2502-7778 ---- p-ISSN 2086-3098

Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES, Volume 1-6 (2010-2015) tampil di http://suaraforikes.webs.com

(Journal of Health Research "FORIKES VOICE", Volume 1-6 (2010-2015) available at http://suaraforikes.webs.com)

---------------------------------------------------------