PENGETAHUAN BERHUBUNGAN DENGAN SEKAP TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI

Siti Thomas Zulaikhah

Abstract


Pengetahuan kesehatan reproduksi bagi remaja sangat penting, hal ini bertujuan sebagai bekal pencegahan dan perlindungan diri dari perilaku seksual berisiko dan perilaku berisiko lainnya. Mahasiswa merupakan masa peralihan antara remaja akhir menuju kedewasaan dimana merupakan usia kematangan seksualnya mencapai kondisi puncaknya. Mahasiswa kesehatan mendapat materi mengenai kesehatan reproduksi dalam kurikulumnya, sedangkan mahasiswa non kesehatan tidak mendapatkan informasi mengenai hal tersebut dalam kurikulumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap kesehatan reproduksi pada mahasiswa non kesehatan. Metode penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional, data diperoleh dari kuesioner pengetahuan dan sikap terhadap kesehatan reproduksi pada 44 mahasiswa non kesehatan di Universitas Islam Sultan Agung. Uji Chi square digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel. Usia terbanyak pada usia 21 tahun sebanyak 14 orang (31,8%) sedangkan usia paling muda pada usia 18 tahun sebanyak 2 orang (4,5%). Jenis kelamin laki-laki sebanyak 26 orang (59,1%) dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 18 orang (40,9%). Pengetahuan responden tentang kesehatan reproduksi yang kurang sebanyak 34%, cukup 18,2% dan yang baik 47,7%. Sikap kesehatan reproduksi responden yang positif 65,9% dan yang negatif 34,1%. Hasil analisa dengan chi-square diperoleh p value 0,032 (<0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap kesehatan reproduksi pada mahasiswa non kesehatan.

Keywords


pengetahuan; sikap; kesehatan reproduksi; mahasiswa non kesehatan

References


Kemenkes RI. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Reproduksi. 2014

Ahmadi A. Psikologi Sosial, Rineka Cipta, Jakarta. 2009

Syamsulhuda B., Musthofa, Winarti F. Faktor yang mempengaruhi perilaku seks pranikah mahasiswa di Pekalongan, Jurnal Kesehatan Reproduksi. 2010; 1(1: 33- 41.

Soetjiningsih. Buku Ajar I Ilmu Perkembangan Anak Dan Remaja, Sagungseto, Jakarta. 2012

Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI). Badan Pusat Statistik, Jakarta. 2012

Malanda N. Konsep Diri Remaja yang Melakukan Aborsi, FPUG, Depok.2012

Hendrawan P. https://pemilu.tempo.co/read/news/2013/05/11/173479516 /64-Juta-Remaja-Galau-Rentan-Seks-Bebas, 2013.diakses pada tanggal 12 Mei 2018.

Sofni L.M., Dewi Y.I., Novayelinda R. Perbandingan Pengetahuan Dan Sikap Antara Remaja Putra Dan Remaja Putri Tentang Tindakan Pencegahan HIV/AIDS, JOM. 2015; 2(2):1242:1249.

Irianti, 2010, Psikologi Untuk Mahasiswa Kebidanan, EGC, Jakarta.

Musthofa S.B., Winarti P. Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Seks Pranikah Mahasiswa Di Pekalongan Tahun 2009-2010, Jurnal Kesehatan Reproduksi. 2010; 1(1).

Kencana R.B. Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi dengan Sikap terhadap Seks Pra Nikah, 2011. http:// journal.dinkesjatengprov.go.id/ diakses pada tanggal 12 Mei 2018.

Dahlan M.S. Besar Sampel dalam penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Epidemiologi Indonesia: Jakarta. 2016

Damayanti R. Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Dengan Sikap Seks Pranikah Pada Mahasiswa Semester 4 Program Studi DIV Bidan Pendidik Stikes ‘Aisyiyah Yogyakarta. Skripsi. Program Studi Bidan Pendidik Jenjang D IV Sekolah Tinggi IImu Kesehatan ‘Aisyiyah,Yogyakarta. 2014

Badriah, Wahyuni S., Zaitun. Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kesehatan reproduksi remaja di smk mandiri cirebon, Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing). 2015; 10(1):24-32.

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta. 2012.

Priyoto. Teori sikap dan perilaku dalam kesehatan. Yogyakarta. Nuha Medika. 2014.

Susanti L.W., Farida S. Gambaran tingkat pengetahuan remaja terhadap perilaku seks bebas di SMA I Teras Boyolali, Jurnal Infoke. 2015;

(2): 94-101.

Pawestri, Setyowati D. Gambaran perilaku seksual pranikah pada

mahasiswa pelaku seks pranikah di universitas x Semarang, LPPM UNIMUS, Semarang. 2012.

Mubarak W.I. , Chayatin N, Rozikin K., Supradi. Promosi Kesehatan Sebuah Pengantar Proses Belajar Mangajar dalam Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu. 2007

Zulaikhah ST, Yusuf I. Pengaruh Penyuluhan terhadap Kepadatan Aedes aegypti dalam Pencegahan Demam Berdarah. J Kesehat Masy. 2018;12(1):1–7.

Masood MSA, Alsonini NAA. Knowledge and Attitude about Reproductive Health and Family Planning among Young Adults in Yemen. Int J Popul Res. 2017;2017:1–9.

Govender D, Naidoo S, Taylor M. Knowledge, attitudes and peer influences related to pregnancy, sexual and reproductive health among adolescents using maternal health services in Ugu, KwaZulu-Natal, South Africa. BMC Public Health. 2019;19(1):1–16.

Ayalew M, Nigatu D, Sitotaw G, Debie A. Knowledge and attitude towards sexual and reproductive health rights and associated factors among Adet Tana Haik College students, Northwest Ethiopia: A cross-sectional study. BMC Res Notes [Internet]. 2019;12(1):1–7. Available from: https://doi.org/10.1186/s13104-019-4116-4




DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf.v11i1.589

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

e-ISSN: 2502-7778 ---- p-ISSN 2086-3098

Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES, Volume 1-6 (2010-2015) tampil di http://suaraforikes.webs.com

(Journal of Health Research "FORIKES VOICE", Volume 1-6 (2010-2015) available at http://suaraforikes.webs.com)

---------------------------------------------------------