FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORIUM DI RUANG PERINATOLOGI RSUD Dr.H.ISHAK UMARELLA TAHUN 2015

Risman Tunny

Abstract


ABSTRAK
Asfiksia neonatorum termasuk dalam bayi baru lahir dengan risiko tinggi karena memiliki kemungkinan lebih besar mengalami kematian bayi atau menjadi sakit berat dalam masa neonatal.Faktor yang menyebabkan asfiksia neonatorum antara lain faktor keadaan ibu, faktor keadaan bayi, faktor plasenta dan faktor persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di Ruangan Perinatologi RSUD dr. H. Ishak Umarella. Jenis penelitian menggunakan penelitian survey analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dansampel adalah seluruh ibu yang melahirkan bayi yang mengalami Asfiksia Neonatorum di Ruangan Perinatologi RSUD dr. H. Ishak Umarella pada bulan Januari – Mei 2017 sebanyak 35 orang. Sedangkan kelompok kontrol seluruh ibu yang melahirkan bayi yang tidak mengalami Asfiksia Neonatorum di Ruangan Perinatologi RSUD dr. H. Ishak Umarella sebanyak 74 orang dengan menggunakan teknik Total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan SPSS, menggunakan Uji Chi Square (x²) dan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil dalam penelitian ini diperoleh untuk semua varibael yang diukur nilai signifikan (p= 0,000). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan ada hubungan usia ibu, Ketuban Pecah Dini (KPD), berat badan bayi dengan kejadian asfiksia neonatorum di Ruangan Perinatologi di RSUD H. Izhak Umarella,
.
Kata Kunci :Faktor-faktor, Asfiksia Neonatorum

References


DAFTAR PUSTAKA

Ghai, dkk.(2010). Pencegahan Dan Penatalaksanaan Asfiksia Neonatorum.Health Technology Assessment Indonesia Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Hartiningrum, CY. (2014). Gambaran Penyebab Kematian Bayi di RSUD Banjar Provinsi Jawa Barat, Jurnal IBI JABAR

.

Katiandagho, N & Kusmiyati.(2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum.Jurnal Ilmiah Bidan, 3(2), 28-38

Perinasia. (2010). Melindungi, Meningkatkan, dan Mendukung Menyusui: Peran Khusus pada Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil dan Menyusui, Pernyataan bersama WHO/UNICEF, Perkumpulan Perinatologi Indonesia. Jakarta.

Prabamurti P N. (2013). Analisis Faktor Resiko Status Kematian Neonatal StudiKontrol di Kecamatan Losari Kabupaten Brebes.dari ejounal.undip.ac.id/index.php/article. Di akses pada tangga 20 Juni 2017

Prawirohardjo.(2012). Buku Acuan Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta.

Syaiful, Y & Khudzaifah, U. (2016).Faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RS Muhammadiyah Gresik.Journals of NersCommunity, 7(1), 55-60




DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf.v9i4.345

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Risman Tunny

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

e-ISSN: 2502-7778 ---- p-ISSN 2086-3098

Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES, Volume 1-6 (2010-2015) tampil di http://suaraforikes.webs.com

(Journal of Health Research "FORIKES VOICE", Volume 1-6 (2010-2015) available at http://suaraforikes.webs.com)

---------------------------------------------------------