ANALISIS FAKTOR INDIVIDU, PEKERJAAN DAN PERILAKU K3 PADA KEJADIAN PENYAKIT DEKOMPRESI PADA NELAYAN PENYELAM TRADISIONAL DI AMBON

Yowan Embuai

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor individu, pekerjaan, dan perilaku K3 terhadap kejadian dekompresi pada nelayan penyelam tradisional di Ambon. Penyakit dekompresi merupakan penyakit berupa kelainan akibat pelepasan gelembung gas dalam darah akibat dari tekanan udara dibawah laut menurun. Penelitian ini dilakukan pada nelayan penyelam tradisional dengan mnggunakan desain penelitian case control dan menggunakan teknik nonprobability sampling. Alat pengumpulan data berupa kuisioner, wawancara dengan responden, dan observasi secara langsung, dengan menggunakan alat ukur. Analisis data yang digunakan berupa univariat, bivariat dan multivariat dengan penggunaan program statistik SPSS. Hasil penelitian diperoleh : adanya hubungan yang tidak signifikan dengan antara masa kerja dengan penyakit dekompresi adanya hubungan yang signifikan antara kedalaman menyelam dengan penyakit dekompresi, adanya hubungan yang signifikan antara lama menyelam dengan penyakit dekompresi, adanya hubungan yang signifikan antara frekuensi menyelam dengan penyakit dekompresi, adanya hubungan yang tidak signifikan antara kecepatan naik ke permukaan dengan penyakit dekompresi, adanya hubungan yang tidak signifikan antara perilaku K3 konsumsi air putih dengan penyakit dekompresi, adanya hubungan yang signifikan antara perilaku K3 penggunan APD dengan penyakit dekompresi, adanya hubungan yang tidak signifikan antara perilaku K3 konsumsi rokok dengan penyakit dekompresi, adanya hubungan yang tidak signifikan antara perilaku K3 kerja konsumsi alkohol dengan penyakit dekompresi serta melihat besar risiko setiap variabel.
“Kata Kunci” : dekompresi, perilaku keselamatan dan kesehatan kerja (K3), nelayan tradisional, faktor risiko menyelam.

Keywords


“Kata Kunci” : dekompresi, perilaku keselamatan dan kesehatan kerja (K3), nelayan tradisional, faktor risiko menyelam.

References


DAFTAR PUSTAKA

Gunawan, Nani, Fauziah R, Zulham, Djamaludin, Pramono1 H, et al. New Homes on Misty Mountains: Javan Hawk-eagle Nisaetus bartelsi and Changeable Hawk-eagle Nisaetus cirrhatus Nesting in Gunung Halimun Salak National Park, West Java, Indonesia. 2017;3(1):1–5.

Andayani sri SI. Peranan Program Budaya Keselamatan Dalam Mendukung Kesehatan Dan Keselamatan Kerja. 2018.

Made N, Linggayani A, Ramadhian MR, Mikrobiologi B, Kedokteran F, Lampung U. Penyakit Caisson pada Penyelam.

Arsin AA, Naiem F. FAKTOR RISIKO KEJADIAN DECOMPRESSION SICKNESS PADA PULAU SAPONDA Risk Factors of Decompression Sicknessin Traditional Divers of a Fishing Community in Saponda Island. 2016;12(2):63–9.

Hall J. The risks of scuba diving: a focus on Decompression Illness. Hawaii J Med Public Health [Internet]. 2014;73(11 Suppl 2):13–6.

Dharmawirawan DA, Moedjo R. Identifikasi Bahaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Penangkapan Ikan Nelayan Muroami. J Kesehat Masy Nas. 2012;6(4):185–92.

Achmad I, Soulisa J, Latuconsina L. Hubungan Pengunaan Alat Penyelam Tradisional Dengan Kejadian Barotrauma. Glob Heal Sci. 2016;1(1):13–23.

Sugiyono. Metodologi Penelitian. Sugiyono, editor. Bandung: AFABETA; 2015.

Aziz AA. Studi Kasus Sindroma Caisson Pada Penyelam Kompressor Di Pulau Barrang Lompo Makassar Tahun 2010. 2010;77.

Abdullah AZ, Palutturi S, Wijaya DR. Faktor Risiko Masa Kerja Dan Waktu Istirahat Terhadap Kejadian Penyakit Dekompresi Pada Nelayan Penyelam Di Pulau Barrang Lompo. Jkmm [Internet]. 2018;2(1):194–203.

Widyastuti SR, Hadisaputro S, Munasik M. Berbagai Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kualitas Hidup Penyelam Tradisional Penderita Penyakit Dekompresi. J Epidemiol Kesehat Komunitas. 2019;4(1):45.

Kartono SA (UGM). Bahaya Tekanan Tinggi di Bawah Permukaan Air. 2011;202–11.

Irkhami FL. Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Penyelam Di Pt. X. Indones J Occup Saf Heal. 2015;4(1):54.

Puspita M, Kesehatan S, Kerja K, Ilmu J, Masyarakat K, Keolahragaan I, et al. 08 Higeia 1 (2) (2017) Higeia Journal of Public Health Research and Development Iklim Kerja Panas Dan Konsumsi Air Minum Saat Kerja Terhadap Dehidrasi. 2017;1(2):108–18.

Sari NA, Nindya TS. Hubungan Asupan Cairan, Status Gizi dengan Status Hidrasi pada Pekerja di Bengkel Divisi General. Media Gizi Indones. 2017;12(1):47–53.

Duke HI, Hadisaputro S, Chasani S, Anies A, Munasik M. Beberapa Faktor yang Berpengaruh terhadap Kejadian Penyakit Dekompresi pada Penyelam Tradisional (Studi Kasus di Karimunjawa). J Epidemiol Kesehat Komunitas [Internet]. 2016;1(1):9–14.




DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf.v11i1.574

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

e-ISSN: 2502-7778 ---- p-ISSN 2086-3098

Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES, Volume 1-6 (2010-2015) tampil di http://suaraforikes.webs.com

(Journal of Health Research "FORIKES VOICE", Volume 1-6 (2010-2015) available at http://suaraforikes.webs.com)

---------------------------------------------------------