Aktivitas Fisik Ringan hingga Sedang sebagai Faktor Penunjang Keseimbangan Hormon dan Keteraturan Siklus Menstruasi

Dwi Reva Nita Sela Br Tarigan, Marta Aurelia Sitorus, Erike Wanate Mahara, Mickael Brema Kaban, Arif Wellmen Tumanggor, Nurhamida Sari Siregar, Randi Kurniawan

Abstract


A regular menstrual cycle is often considered an important indicator of women's reproductive health because it reflects hormonal balance and a stable body condition. One factor influencing this cycle's regularity is physical activity. Physical activity can influence the functioning of the hormonal system through neuroendocrine mechanisms and the body's energy balance. The aim of this study was to critically examine how physical activity affects the menstrual cycle and develop applicable recommendations for maintaining women's reproductive health. This study was a literature review of nine scientific articles published between 2014 and 2025. Each article was analyzed to examine the relationship between physical activity intensity and menstrual cycle disorders in adolescents and young adults, taking into account other factors that may influence outcomes, such as nutritional status, body mass index, and psychological well-being. The analysis showed that high-intensity or excessive physical activity can disrupt reproductive hormone balance, often triggering disorders such as oligomenorrhea, amenorrhea, or hypomenorrhea. Conversely, regular light to moderate physical activity plays a positive role in stabilizing hormones and maintaining menstrual cycle regularity. In conclusion, moderate-intensity physical activity and a regular pattern are recommended preventive and promotive measures to maintain menstrual cycle regularity and support women's reproductive health.

Keywords: physical activity; menstrual cycle; adolescent girls

 

ABSTRAK

 

Siklus menstruasi yang teratur sering dijadikan indikator penting kesehatan reproduksi perempuan karena mencerminkan keseimbangan hormon dan kondisi tubuh yang stabil. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap keteraturan siklus ini adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik bisa memengaruhi kerja sistem hormon melalui mekanisme neuroendokrin dan keseimbangan energi tubuh. Tujuan studi ini adalah meninjau secara kritis bagaimana aktivitas fisik berpengaruh terhadap siklus menstruasi serta menyusun rekomendasi yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan reproduksi perempuan. Studi ini merupakan tinjauan literatur terhadap sembilan artikel ilmiah yang terbit antara tahun 2014 hingga 2025. Setiap artikel dianalisis untuk melihat hubungan antara intensitas aktivitas fisik dan gangguan siklus menstruasi pada remaja maupun perempuan dewasa muda, dengan mempertimbangkan faktor lain yang turut memengaruhi hasil, seperti status gizi, indeks massa tubuh, dan kondisi psikologis. Hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas fisik dengan intensitas tinggi atau berlebihan dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi, yang sering memicu gangguan seperti oligomenore, amenore, atau hipomenore. Sebaliknya, aktivitas fisik ringan hingga sedang yang dilakukan secara teratur justru berperan positif dalam menstabilkan hormon dan menjaga keteraturan siklus menstruasi. Sebagai kesimpulan, aktivitas fisik dengan intensitas sedang dan pola yang teratur adalah pilihan langkah preventif dan promotif untuk menjaga keteraturan siklus menstruasi serta mendukung kesehatan reproduksi perempuan.

Kata kunci: aktivitas fisik; siklus menstruasi; remaja putri

 


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf16432

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

___________________________________________________________________________________________________________________________________

Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES (Journal of Health Research FORIKES VOICE), e-ISSN: 2502-7778, p-ISSN 2086-3098
Volume 1-6 (2010-2015) are available at http://suaraforikes.webs.com)
+6282132259611 (phone and WhatsApp)

___________________________________________________________________________________________________________________________________