Risiko Karakteristik Orang dan Tempat Perindukan Vektor terhadap Kejadian Malaria di Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur

Yohanes Yan Kemismar, Imelda Februati Ester Manurung, Pius Weraman

Abstract


Malaria in NTT is the second highest in Indonesia after Papua. The main requirement for a malaria-free area is an annual parasite incidence, below one per 1,000 population and there are no malaria cases in the local population for three consecutive years. The purpose of this study was to analyze the risk factors for the characteristics of people and vector breeding places with Malaria in Manggarai District. This type of research was an analytic observation with a case control design. The total sample size was 204 household heads with technic random sampling. Data were analyzed using logistic regression statistical tests. The results of this study showed that there was a significant relationship between sex (p= 0.024), population mobility (p=0.001) and breeding place (p= 0.000). There was not a significant relationship between occupation (p = 0.124) and education (p = 0.522). The result regression logistic test showed the variable population mobility (OR = 8.750) have an effect on the potential incidence of malaria in Manggarai Regency. Recommendations for malaria screening for residents who come to Manggarai Regency need to be done as an effort to prevent malaria transmission.

Keywords: malaria; vector; people characteristic; breeding place; risk factor

ABSTRAK

 

Malaria di NTT tertinggi kedua di Indonesia setelah Papua. Syarat utama sebuah daerah bebas malaria adalah insiden parasit tahunan, di bawah satu per 1.000 penduduk dan tidak terdapat kasus malaria pada penduduk lokal selama tiga tahun berturut-turut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko karakteristik orang dan tempat perindukan vektor terhadap kejadian malaria di Kabupaten Manggarai.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain case control. Jumlah sampel keseluruhannya adalah 204 orang kepala keluarga. Data dianalisis dengan uji statistik regresi logistik. Hasil peneltian ini nenunjukkan ada hubungan yang signifikan antara variabel mobilitas penduduk (p = 0,001), jenis kelamin (p = 0.024) dan tempat perindukan nyamuk (p = 0.000). Penelitian juga menunjukkan tidak ada hubungan antara varibel pekerjaan (p = 0,124) dan pendidikan (p = 0,522).  Selanjutnya hasil uji regresi logistik menunjukkan variabel mobilitas penduduk (OR = 8,750) berpengaruh terhadap potensi kejadian malaria di Kabupaten Manggarai. Rekomendasi untuk skrening malaria bagi penduduk yang datang ke Kabupaten Manggarai perlu di lakukan sebagai upaya pencegahan penularan malaria.

Kata kunci: malaria; vektor; karakteristik orang, faktor risiko


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf13113

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

___________________________________________________________________________________________________________________________________

Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES (Journal of Health Research FORIKES VOICE), e-ISSN: 2502-7778, p-ISSN 2086-3098

Volume 1-6 (2010-2015) are available at http://suaraforikes.webs.com)

___________________________________________________________________________________________________________________________________